Info Terbaru :
Terbaru

Jual Bibit Durian di Kendari


Jual Aneka Bibit Durian Kualitas Unggul Kendari. Hubungi 0858 5359 5509 Bersertifikat, Harga MURAH, Bebas Penyakit.
jual bibit durian di kendari

PENJUALAN DAN JASA PENANAMAN ANEKA BIBIT TANAMAN SEPERTI JATI, SENGON, JABON, DURIAN dll. HUBUNGI 0858 5359 5509.

Kami pembudidaya Bibit Durian menyediakan aneka Bibit Durian Unggul yang BERKUALITAS untuk investasi masa depan Anda. Kami menjual Bibit Durian dengan berbagai variasi jenis dan ukuran.

Beberapa jenis bibit durian yang kami jual adalah :
  1. bibit durian montong
  2. bibit durian bawor
  3. bibit durian musang
  4. bibit durian merah
  5. bibit durian hepe
  6. bibit durian gundul
  7. bibit durian petruk
  8. dll
Tanaman Durian merupakan tanaman genjah. Mampu berproduksi pada umur 4-5 tahun sejak ditanam dengan bibit asal sambung pucuk. Produksi buahnya cukup banyak. Mampu beradaptasi pada berbagai tempat. Bentuk buah bervariasi, dari bulat panjang sampai hampir persegi.

Tanaman durian dapat tumbuh di dataran rendah sampai ketinggian 1.000 m di atas permukaan laut. Namun, produksi terbaiknya dicapai jika penanaman dilakukan pada ketinggian 400-600 m di atas permukaan laut. Tanaman ini menyukai daerah yang beriklim basah atau tempat-tempat yang banyak turun hujan. Jenis tanah yang baik untuk pertumbuhannya yaitu tanah yang lembap, subur, gembur, tak bercadas, dan kedalaman air tanahnya tidak lebih dari 1 m.

jual bibit durian di kendari 1

Kebun kami berdomisili di Nganjuk Jawa Timur tetapi kami siap melayani permintaan untuk Luar Kota dan Luar Pulau ke Seluruh Wilayah Indonesia meliputi Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, Papua dsb. Kami siap mengirim Bibit Sengon dalam jumlah besar dan continue.

Cara Pemesanan :
  1. Mohon transfer sesuai dengan kesepakatan, dengan ketentuan pembayaran di muka sebelum pesanan kami antar ke alamat Anda.
  2. Barang tidak akan dikirimkan apabila uang belum kami terima.
  3. Semua harga penawaran belum termasuk ongkos kirim.
  4. Pengiriman melalui trucking atau jasa pengiriman yang kompetitif.
  5. Kami akan menginformasikan secepatnya setelah pengiriman dilaksanakan.
  6. Anda juga dapat datang ke tempat kami untuk melakukan transaksi secara langsung.
jual bibit durian di kendari 2

Untuk pemesanan dan informasi hubungi :
Daman 0858 5359 5509


Kami juga menjual:
  1. Jual Bibit Mahoni Kendari
  2. Jual Bibit Sengon Kendari
  3. Jual Bibit Jati Kendari
  4. Jual Bibit Jabon Kendari
  5. Jual Bibit Trembesi Kendari
  6. Jual Bibit Mangga Kendari
  7. Jual Bibit Belimbing Kendari
  8. Jual Bibit Coklat / Kakao Kendari
  9. Jual Bibit Rambutan Kendari
  10. Jual Bibit Durian Kendari
  11. Jual Bibit Nangka Kendari
  12. Jual Bibit Srikaya Kendari
  13. Jual Bibit Sepatu Dea Kendari
  14. Jual Bibit Melinjo Kendari
  15. Jual Bibit Manggis Kendari
  16. Jual Bibit Matoa Kendari
  17. Jual Bibit Mangrove Bakau Kendari
  18. Jual Bibit Ketapang Kendari
  19. Jual Bibit Buah Naga Kendari
  20. Jual Bibit Anggur Kendari
  21. Jual Bibit Cengkeh Kendari
  22. Jual Bibit Kopi Kendari
  23. Jual Bibit Sukun Kendari
  24. Jual Bibit Jeruk Kendari
  25. Jual Bibit Nyamplung Kendari
  26. Jual Bibit Angsana Kendari
  27. Jual Bibit Cendana Kendari
  28. Jual Bibit Kakao Coklat Kendari
  29. Jual Bibit Aren Kendari
  30. Jual Bibit Lengkeng Kendari
  31. Jual Bibit Cemara Laut Kendari
  32. Jual Bibit Bunga Melati Kendari
  33. Jual Bibit Bunga Mawar Kendari
  34. Jual Bibit Bunga Kenanga Kendari
  35. Jual Bibit Bunga Bougenville Kendari
  36. Jual Bibit Pucuk Merah Kendari
  37. Jual Bibit Jambu Biji Kendari
  38. Jual Bibit Jambu Air Kendari
  39. Jual Bibit Jambu Jamaika Kendari
  40. Jual Bibit Kelapa Kendari
  41. Jual Bibit Pinang Kendari
  42. Jual Bibit Pepaya Kendari
  43. Jual Bibit Tanjung Kendari
  44. Jual Bibit Gaharu Kendari
  45. Jual Bibit Glodog / Glodogan Kendari
  46. Jual Bibit Karet Kendari
  47. Jual Bibit Sirsak Kendari
  48. Jual Bibit Alpukat Kendari
  49. Jual Bibit Sawo Kendari
  50. Jual Bibit Pala Kendari
  51. Jual Bibit Kemiri Kendari
  52. Jual Benih / Biji Jati Kendari
  53. Jual Benih / Biji Sengon Kendari
  54. Jual Benih / Biji  Jabon Kendari
  55. Jual Benih / Biji Mahoni Kendari
  56. Jual Benih / Biji Trembesi Kendari
  57. Jual Pupuk Kandang Kendari
Kami juga melayani pemesanan Bibit Durian di seluruh kabupaten / kota Sulawesi Tenggara meliputi Bombana, Rumbia, Buton, Pasarwajo, Buton Utara, Buranga, Kolaka, Kolaka Utara, Lasusua, Konawe, Unaaha, Konawe Selatan, Andolo, Konawe Utara, Wanggudu, Muna, Raha, Wakatobi, Wangi Wangi, Bau Bau, Kendari.


{[['']]}

Jual Bibit Durian

Jual Aneka Jenis Bibit Durian Kualitas Unggul. Hubungi 0858 5359 5509 Bersertifikat, Harga MURAH, Bebas Penyakit.

PENJUALAN DAN JASA PENANAMAN ANEKA BIBIT TANAMAN SEPERTI JATI, SENGON, JABON, DURIAN dll. HUBUNGI 0858 5359 5509.

Kami pembudidaya Bibit Durian menyediakan aneka Bibit Durian Unggul yang BERKUALITAS untuk investasi masa depan Anda. Kami menjual Bibit Durian dengan berbagai variasi jenis dan ukuran.

Beberapa jenis bibit durian yang kami jual adalah :
  1. bibit durian montong
  2. bibit durian bawor
  3. bibit durian musang
  4. bibit durian merah
  5. bibit durian hepe
  6. bibit durian gundul
  7. bibit durian petruk
  8. dll
Tanaman Durian merupakan tanaman genjah. Mampu berproduksi pada umur 4-5 tahun sejak ditanam dengan bibit asal sambung pucuk. Produksi buahnya cukup banyak. Mampu beradaptasi pada berbagai tempat. Bentuk buah bervariasi, dari bulat panjang sampai hampir persegi.

Tanaman durian dapat tumbuh di dataran rendah sampai ketinggian 1.000 m di atas permukaan laut. Namun, produksi terbaiknya dicapai jika penanaman dilakukan pada ketinggian 400-600 m di atas permukaan laut. Tanaman ini menyukai daerah yang beriklim basah atau tempat-tempat yang banyak turun hujan. Jenis tanah yang baik untuk pertumbuhannya yaitu tanah yang lembap, subur, gembur, tak bercadas, dan kedalaman air tanahnya tidak lebih dari 1 m.


Kebun kami berdomisili di Nganjuk Jawa Timur tetapi kami siap melayani permintaan untuk Luar Kota dan Luar Pulau ke Seluruh Wilayah Indonesia meliputi Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, Papua dsb. Kami siap mengirim Bibit Sengon dalam jumlah besar dan continue.

Cara Pemesanan :
  1. Mohon transfer sesuai dengan kesepakatan, dengan ketentuan pembayaran di muka sebelum pesanan kami antar ke alamat Anda.
  2. Barang tidak akan dikirimkan apabila uang belum kami terima.
  3. Semua harga penawaran belum termasuk ongkos kirim.
  4. Pengiriman melalui trucking atau jasa pengiriman yang kompetitif.
  5. Kami akan menginformasikan secepatnya setelah pengiriman dilaksanakan.
  6. Anda juga dapat datang ke tempat kami untuk melakukan transaksi secara langsung.

Untuk pemesanan dan informasi hubungi :
Daman 0858 5359 5509

Kami juga menjual:
  1. Jual Bibit Mahoni 
  2. Jual Bibit Jabon 
  3. Jual Bibit Jati 
  4. Jual Bibit Trembesi 
  5. Jual Bibit Kelapa
  6. Jual Bibit Belimbing 
  7. Jual Bibit Coklat / Kakao 
  8. Jual Bibit Rambutan 
  9. Jual Bibit Mangga
  10. Jual Bibit Nangka 
  11. Jual Bibit Srikaya 
  12. Jual Bibit Sepatu Dea 
  13. Jual Bibit Melinjo 
  14. Jual Bibit Manggis 
  15. Jual Bibit Matoa 
  16. Jual Bibit Buah Naga 
  17. Jual Bibit Anggur 
  18. Jual Bibit Cengkeh 
  19. Jual Bibit Kopi 
  20. Jual Bibit Sukun 
  21. Jual Bibit Jeruk 
  22. Jual Bibit Nyamplung 
  23. Jual Bibit Angsana 
  24. Jual Bibit Cendana 
  25. Jual Bibit Kakao 
  26. Jual Bibit Aren 
  27. Jual Bibit Gladok
  28. Jual Bibit Lengkeng 
  29. Jual Bibit Cemara 
  30. Jual Bibit Bunga Melati 
  31. Jual Bibit Bunga Mawar 
  32. Jual Bibit Bunga Bougenville 
  33. Jual Bibit Pucuk Merah 
  34. Jual Bibit Jambu Biji 
  35. Jual Bibit Jambu Jamaika 
  36. Jual Bibit Sengon 
  37. Jual Bibit Pinang 
  38. Jual Bibit Ketapang
  39. Jual Bibit Mangrove Bakau
  40. Jual Bibit Tanjung 
  41. Jual Bibit Gaharu 
  42. Jual Bibit Karet 
  43. Jual Bibit Sirsak 
  44. Jual Bibit Alpukat 
  45. Jual Bibit Pala 
  46. Jual Bibit Kemiri 
  47. Jual Benih / Biji Jati 
  48. Jual Benih / Biji Sengon 
  49. Jual Benih / Biji  Jabon 
  50. Jual Benih / Biji Mahoni 
  51. Jual Benih / Biji Trembesi 
  52. Jual Pupuk Kandang
{[['']]}

Kementerian Pertanian Ingin Merubah 500.000 Hektar Pekarangan Menjadi Areal Lahan Tanaman Pangan

Pemerintah menyiapkan langkah memanfaatkan 500.000 hektar lahan pekarangan masyarakat guna memperkuat ketahanan pangan nasional dan mempercepat diversifikasi pangan. Pemanfaatan pekarangan itu juga dapat mendorong terciptanya ekonomi produktif dan menekan belanja pangan masyarakat.

Menteri Pertanian Suswono menyampaikan itu, Sabtu (9/4), seusai mengunjungi kawasan percontohan pemanfaatan lahan pekarangan di Dusun Jelok, Desa Kayen, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.

Model pemanfaatan lahan pekarangan di Dusun Jelok melibatkan 65 rumah tangga. Namanya kawasan rumah pangan lestari. Kawasan ini juga merupakan arahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk membangun benteng terakhir ketahanan pangan.

Berbagai macam jenis sayuran, tanaman obat, dan ternak, dibudidayakan di lahan pekarangan. Di antaranya terong, tomat, cabai, kangkung, ayam, dan ikan. Ada pula jahe, serai, kencur, dan berbagai jenis tanaman obat lain.

Suswono mengatakan, selama ini Kemtan mempunyai program percepatan penganekaragaman konsumsi pangan di bawah koordinasi Badan Ketahanan Pangan. Program ini bertujuan mengatasi masalah kerawanan pangan daerah dengan mengembangkan ekonomi produktif.

Selain itu ada program Gerakan Percepatan Optimalisasi Pekarangan. Gerakan ini merupakan program Direktorat Jenderal Hortikultura Kemtan yang pada awalnya merupakan gerakan penanaman cabai, sebagai respons krisis cabai beberapa waktu lalu.

”Kedua program ini akan kita padukan, supaya lebih fokus dan langsung terasa manfaatnya,” ujar Suswono.

Kawasan Rumah Pangan Lestari diharapkan dapat meningkatkan ketahanan pangan masyarakat pada tingkat rumah tangga. Selain itu mempercepat diversifikasi pangan dari semula bertumpu pada beras ke sumber pangan lain berbasis lokal, seperti sayuran, buah, dan pangan asal hewan.

Peneliti senior terkait iklim dan lingkungan Badan Ketahanan Pangan, Irsal Las, mengatakan, luas lahan pekarangan secara nasional mencapai 5,5 juta hektar.

Kepala Pusat Konsumsi dan Keamanan Pangan Badan Ketahanan Pangan Mulyono Machmur mengatakan, tahun 2010 badannya memulai program percepatan penganekaragaman konsumsi pangan untuk 2.000 kelompok
{[['']]}

TNI Ternyata Ikut Peduli Soal Ketahanan Pangan Nasional

Apa hubungan militer dengan ketahanan pangan? Secara langsung memang tidak ada. Namun, seseorang bisa membela negerinya jika perutnya terisi. Karena itu, Markas Besar Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat merasa perlu untuk terlibat dalam urusan ketahanan pangan itu.

Dan, TNI AD menggandeng Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) untuk mendorong swasembada pangan sebagai bagian dari strategi membangun ketahanan nasional. Kepala Staf TNI AD Jenderal TNI George Toisutta di Jakarta hari Jumat (8/4) menjelaskan, TNI AD bersinergi dengan HKTI untuk mendampingi petani serta memanfaatkan lahan milik TNI AD yang belum dimanfaatkan.

”Ketahanan pangan adalah bagian dari ketahanan nasional dan menjalankan fungsi pembinaan teritorial. Prajurit akan diberi pelatihan pertanian dan peternakan oleh HKTI. Pada gilirannya, mereka akan membantu masyarakat,” ujar Toisutta.

Dia mengatakan, Indonesia kaya potensi pertanian dan kelautan, tetapi tidak dikelola dengan baik. Bahkan, bidang pertanian tidak dianggap sebagai pekerjaan bergengsi. Jumlah personel TNI AD yang lebih dari 300.000 orang dapat menjadi potensi strategis membangun ketahanan pangan.

Ketua Umum HKTI Oesman Sapta Odang menjelaskan, Indonesia masih mengimpor bahan pangan pertanian, hasil laut, dan produk olahan sebesar Rp 110 triliun per tahun. ”Bahan pangan seperti kedelai, susu, dan buah masih diimpor dalam jumlah besar. Kalau sepertiga dana impor itu digunakan untuk membangun pertanian, perkebunan, dan perikanan, kita dapat menciptakan kemandirian pangan dalam waktu lima tahun,” ujar Oesman Sapta.

Oesman Sapta menerangkan, kerja sama HKTI dan TNI AD sudah dijalankan di sejumlah wilayah. Membangun swasembada pangan adalah tugas penting di masa damai bagi HKTI dan TNI. Apalagi, 70 persen masyarakat Indonesia masih hidup di sektor pertanian. Toisutta pun mendukungnya.

Sumber: Kompas
Oesman Sapta menerangkan, kerja sama HKTI dan TNI AD sudah dijalankan di sejumlah wilayah. Membangun swasembada pangan adalah tugas penting di masa damai bagi HKTI dan TNI. Apalagi, 70 persen masyarakat Indonesia masih hidup di sektor pertanian. Toisutta pun mendukungnya.
{[['']]}

Sulawesi Tenggara Menambah Pasokan 12.700 Ton Beras

Akibat menipisnya stok, Bulog Sulawesi Tenggara harus mendatangkan pasokan beras sebanyak 12.700 ton dari sejumlah daerah pada bulan ini. Stok itu diperlukan untuk memenuhi program beras buat rakyat miskin atau raskin, serta kebutuhan cadangan daerah.

”Saat ini stok beras di Bulog mencapai 4.150 ton. Padahal, kebutuhan untuk distribusi raskin saja 3.900 ton per bulan. Karena itu, kami harus mendatangkan beras tambahan,” kata Kepala Divisi Regional Perum Bulog Sulawesi Tenggara (Sultra) Bambang Napitupulu, Jumat (8/4).

Ia mengatakan, beras harus didatangkan dari daerah lain di Indonesia, terutama Makassar, dikarenakan kebanyakan petani Sultra saat ini masih dalam proses tanam. Panen raya di Sultra diperkirakan Mei dan Juni.

Diharapkan, tambahan 12.700 ton beras akan mencukupi kebutuhan hingga lima bulan ke depan, khusunya untuk program raskin dan cadangan beras daerah.

Kepala Dinas Pertanian Sultra Mansur mengatakan, tahun ini pihaknya menargetkan produksi gabah kering giling (GKG) 580.000 ton, atau meningkat dari hasil produksi tahun 2010 yang mencapai 455.000 ton GKG.

Di Kabupaten Madiun, Jawa Timur (Jatim) dan sekitarnya, serangan sundep dan keong mas semakin meningkat akibat perubahan cuaca ekstrem yang tidak menentu. Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan Kabupaten Madiun, Suharno, mengatakan, kedua jenis hama ini menyerang tanaman padi yang berumur kurang dari satu bulan. Tanaman rusak bahkan mati.
{[['']]}

Harga Kopi Lampung Merosot

Produktivitas tanaman kopi di Lampung Barat menjelang musim panen raya pada Mei mendatang merosot hingga 40 persen. Kelembaban tinggi yang dipicu tingginya curah hujan mengakibatkan tanaman sulit berbuah, dan munculnya penyakit tanaman.

Teguh Setioso, Wakil Manajer Pusat Penyuluhan dan Pengembangan Kopi Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI) Lampung Barat (Lambar), Sabtu (9/4), mengatakan, turunnya produktivitas kopi saat ini tidak terlepas dari buruknya cuaca sepanjang akhir tahun lalu.

”Di saat tanaman kopi mulai berbunga, hujan terus-menerus datang sehingga bunga-bunga rontok, gagal berbuah. Akibatnya, saat ini rata-rata sedikit buah yang yang muncul di tanaman kopi. Produktivitas turun bisa mencapai 30-40 persen,” tuturnya.

Ia menggambarkan, tiap hektar tanaman kopi dengan pola intensif kini rata-rata ditaksir hanya menghasilkan 1,2 ton biji kopi. Padahal, di tahun-tahun sebelumnya, hasilnya bisa mencapai 2 ton. Kopi adalah tanaman musiman setahun sekali. Di Lambar, musim panen kopi biasanya terjadi pada kurun Mei – Juli.

Selain rendahnya produktivitas kopi, Teguh juga menyayangkan banyaknya petani di Lambar yang masih belum memahami cara memproduksi yang baik. ”Beberapa petani masih ada yang asal menjemurnya di tanah dan di pinggir jalan. Akibatnya, kualitasnya kurang,” tutur dia.

Akibatnya, dalam setahun terakhir volume dan nilai ekspor kopi Lampung turun drastis. Nilai ekspor kopi per Januari 2011 di Lampung berdasar data AEKI, turun 32 persen dibanding bulan sebelumnya. Volume ekspor kopi di Januari 2011 adalah 17.957 ton, sementara di Desember 2010 sebanyak 26.385 ton.

Bahkan, sepanjang 2010, volume kopi asal Lampung yang diekspor hanya 261.969 ton. Sementara, total volume ekspor 2009 mencapai 342.313 ton. Lambar adalah salah satu sentra penghasil kopi di Lampung. Kopi asal Lampung telah diekspor ke sejumlah negara, antara lain Jerman, Italia, Inggris, Mesir, Denmark, dan Jepang.

Curah hujan

Tingginya curah hujan, seperti dikeluhkan sejumlah petani kopi, juga memunculkan penyakit pada tanaman kopi.

Menurut Nazori (30), petani kopi di Pekon Kembahang, Kecamatan Batubrak, Lambar, jamur mengakibatkan buah kopi hampa dan mudah membusuk, sehingga produktivitas kopi yang ditanamnya anjlok 25 persen beberapa bulan terakhir ini.

Untuk mencegah kerugian lebih besar, buah-buah kopi selang (di luar panen raya) di daerahnya dijual ke produsen kopi luwak. Kopi macam ini dihargai dua kali lipat dari harga biasa, yaitu Rp 15.000 per kg.

Sumber: Kompas
{[['']]}

Nasib Para Petani Kubis di Kota Batu Malang Jawa Timur

Malapetala kini menimpa para petani kubis yang ada di Kota Batu, Jawa Timur. Hampir semua petani mengeluhkan harga kubis anjlok. Tragisnya lagi, anjloknya harga tepat terjadi saat masa panen raya.

Tekanan jiwa akibat masalah itu salah satunya diungkapkan Supeno (45), seorang petani kubis asal Desa Sumberbrantas, Kota Batu. Ia memilih untuk "membunuh" tanaman yang telah dirawatnya sekian lama. "Kami tak bisa berbuat apa-apa melihat harga kubis yang anjlok. Semua panen kubis milik saya, saya beri obat herbisida (zat pembunuh tanaman)," kata Supeno, Minggu (10/4/2011), saat ditemui di lahannya.

Supeno nekat memberi obat herbisida karena kesal, usaha yang sudah dilakukannya dengan merawat dan memberi obat agar kubis tumbuh subur terasa sia-sia. "Tak lama lagi setelah diberi obat herbisida, kubis itu akan kuning dan langsung mati. Satu hektar saya beri obat semua," kata petani yang memiliki lahan kubis seluas 1 hektar ini.

"Hal ini bukan hanya dialami saya, tetapi semua petani kubis juga melakukan yang sama. Stres semua petani di sini," keluhnya.

Kalau dalam kondisi normal, harga kubis Rp 1.500-Rp 2.000 per kilogram. Namun, saat ini harga kubis terjun bebas, menjadi Rp 200 hingga Rp 300 per kilogram. "Kalau harganya demikian, bagaimana kami bisa mengeruk keuntungan," katanya.

Jika harga masih Rp 1.500 hingga Rp 2.000 per kilogram, kata Supeno, petani masih bisa mendapatkan penghasilan, senilai Rp 50 juta hingga Rp 60 juta per hektar. "Kalau harga kubis menjadi Rp 300 per kilogram, dalam 1 hektar lahan kubis hanya mampu mendapatkan Rp 2 juta. Bahkan, ada yang malah rugi," ujarnya.

Dalam 1 hektar lahan, biaya yang harus dikeluarkan oleh petani kubis Rp 20 juta hingga Rp 25 juta. Biaya tersebut dikeluarkan untuk membeli bibit kubis. Selain itu, juga ada biaya perawatan dan upah para buruh tani.

Ditanya apa yang menyebabkan harga kubis di kota wisata itu anjlok? Supeno menduga karena panen raya yang serentak terjadi se-Indonesia. Hasilnya, suplai berlebih untuk komoditas tersebut. "Kubis di sini dibuang seperti sampah. Tak ada artinya," cetus Supeno berdana kesal.

Keluhan yang sama juga dialami Abdullah, petani Kubis asal Wajak, Kabupaten Malang. "Semua petani kubis sekarang stres akibat harga kubis anjlok. Harganya sangat tidak menguntungkan petani. Modalnya puluhan juga, setelah panen harganya turun drastis. Katanya akibat panen raya se-Indonesia," katanya.

Sementara itu, menurut pengakuan Sukarman (46), salah satu pedagang Kubis asal Kota Batu, harga sayur kubis memang masih rendah, terutama sayur yang berasal dari Kota Batu. "Bukan hanya petani yang dirugikan dan mengalami stres. Pedagang juga stres dan harus gigit jari. Bukan hasil yang di dapat, tetapi rugi yang menimpa," katanya saat dihubungi via telepon, sore ini.

Sukarman mengaku hanya bisa meratapi nasibnya. "Terpaksa harus sabar menerima nasib ini. Tak ada jalan lain. Saya puluhan juta modal yang tak jelas akan kembali apa tidak," akunya.

Di tempat berbeda, Kepala Dinas Pertanian Kota Batu Himpun mengaku tak bisa berbuat apa-apa. Karena kondisi tersebut merupakan bagian dari mekanisme pasar. "Kami tak bisa intervensi harga pasar. Begitulah harga pasar. Kadang untung kadang juga harus rugi," jawabnya singkat.
{[['']]}
 
Support : Produksi Pertanian | Produksi Pertanian | Produksi Pertanian
Copyright © 2011. Produksi Pertanian - All Rights Reserved
Template Created by Produksi Pertanian Published by Produksi Pertanian
Proudly powered by Produksi Pertanian